Filosofi Demokrasi Pemilu Indonesia

Demokrasi  Pemilu Indonesia  itu  bagaikan  

Lomba Panjat Pinang!


Ada sesuatu yang perlu diperjuangkan oleh kita semua, yakni Kemerdekaan Negara Indonesia yang sejati!

 Para peserta Lomba  Panjat Pinang ibarat para pemimpin negeri yang bergelut di tiang pinang politik yang licin. Yang kuat harus menopang yang lemah, mendorong dan mengangkat para pemimpin bangsa untuk mencapai misi dan visi bersama. Siapapun bisa tergelincir jatuh karena oli / stemplet jabatan dan kekuasaan




Masing-masing kelompok nya seperti partai politik. Kelompok yang lemah dan cepat lelah akan kalah atau berhenti  sebelum sampai pada tujuan akhir dan sebagian membantu kelompok terkuat dengan bekerjasama atau berkoalisi mengangkat  seorang Pemimpin dari Partai terkuat.





Para penonton adalah rakyatnya yang meberi dukungan dan semangat moril ataupun materil. Mereka bebas mendukung kelompok Parpol manapun yang mereka pilih.





Lembaga-lembaga  Departement Pemerintahan, MPR-DPR, MA,  KPU, para  pengamat politik, veteran dan elemen-elemen terkait  adalah panitia yang bertugas memoderatori, mengawasi dan menjaga perlombaan agar tetap berlangsung aman, nyaman dan tertib. 

Seksi Dokumentasi adalah

pers / media massa yang mengabadikan

moment2 bersejarah tersebut.


Hadiah-hadiah yang melingkar di atasnya hanyalah bonus tambahan yang dikumpulkan dari uang kita semua rakyat Indonesia yang merupakan kekayaan Negara!  Jadi , janganlah menjadi  seperti anak kecil yang haus dan berfokus pada tujuan hadiah-hadiah tertentu saja.





Karena pada akhirnya, yang sebenernya harus kita capai adalah Bendera Merah Putih yang melambangkan kemerdekaan Negara kita.









Hanya orang nomor  1 yang telah berhasil mencapai puncak dan mengibarkan bendera kemenangan  akan disanjung puja oleh semua warga yang menyaksikan perjuangan itu; Sang Presiden! 



Kita semua, seluruh rakyat yang menonton perjuangan, strategi dan jatuh bangunnya para pejabat di tiang pinang politik berharap Pemimpin Negeri Indonesia Raya tercinta kita ini dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia seluruhnya, seutuhnya. Yaitu; Sebuah kemerdekaan sejati yang benar-benar terlepas dari segala bentuk penjajahan!


MERDEKA! ! !

 



Note: Semua foto diambil dari dokumentasi  (17 Agustus 2008) Karang Taruna (Kp. Bojong Koneng Rt 01/06 kel: Campaka, Andur Bandung 40184 dan telah mendapat izin dari seksi dokumentasi, ketua Karang Taruna dan Pak RT setempat) ketika saya menjadi seksi acara dan bertugas sebagai MC  



Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

Comments

  1. Fadillah Said,

    wahhh… jadi panitia yuhhh.. analogi yang bagus. terus nulis nya… semangatttttt

  2. beby Said,

    foto2 nya keren2…..
    tuisan nya pun asik2 bgt sngat membangut semngat bngsa n rakya t yang mmbca nya,,,,,,,,
    seru…….
    krim salam masluruh pnitia yang tlah mngijinkn tu foto2 mnjdi objek yang positif……..

  3. pengamencinta Said,

    @ Fadillah: Iya kang Fadillah. Aku jadi MC. Makasih banyak supportnya.
    @ Bebi: Oke, tar aku salamin ke seluruh Panitia Kartun (Karang Taruna);)

  4. arko Said,

    Fotone asoiiii,men..
    he3x

    sayang e tahun ini, di tempatku ga ada lomba sama sekali..

  5. kalasenja Said,

    bisa saja anda ini…
    salut..!!!
    MERDEKA..!!!

    http://kalasenja.blogdetik.com/2009/08/13/pawai-kemerdekaan/

    salam,
    kalasenja

  6. depz Said,

    analogi yang super
    salut

    :)

  7. pengamencinta Said,

    Ah, yang bener? Jadi GR nich… :P

  8. pengamencinta Said,

    MERDEKA JUGA!!! ^_^/

  9. pengamencinta Said,

    Padahal ikut di RT atau RW kampung lain aja. Hehe…

  10. ignatius tobias fanny Said,

    kemerdekaan ini akan dipahami seperti apa?dengan menghabiskan 41 m di bunaken, trus bbm naik lagi (kenapa kita mesti pilih sby sih…)
    heran deh
    piss
    kemerdekaan adalah kemerdekaan pribadi untuk berekspresi..
    cape mikirin negara yang belum tentu mikirn kita juga

  11. pengamencinta Said,

    Saya udah tau kalo BBM bakal dinaikan lagi kalo SBY terpilih. Biarlah para politikus dan pejabat berkehendak semau mereka, karena mereka juga mempertimbangkan suatu keputusan dengan tidak mudah. Namun kekuatan dan semangat kemerdekaan tetap harus dimiliki bangsa ini. Siapapun Presidennya!

  12. farizchamimudien Said,

    yang nyanyi kayak finalis indonesia idol……

  13. rhadyan Said,

    takutnya bro..sampai diatas hadiahnya gak ada dah di korupsiiii

  14. pengamencinta Said,

    @ Farizhamimudien: yang nyanyi apa? Lagu ‘Pengamen Cinta’ itu ya? Namanya Dian. Vocalis band PARAMETEUR (PARA PENGAMEN TOL PASTEUR), suaranya sering dimirp-miripin sama Zakie Eks KAPTEN

  15. pengamencinta Said,

    @ Rhadyan: Orang yang ngambil hadiah dan korupsi di atas, pasti bakal keliatan dan ketahuan dari bawah. Sekalipun jika cuman keliatan di satu sisi.

  16. weni Said,

    Salut deh,, buat analoginya sesuai ama gambarnya…

  17. pengamencinta Said,

    Oya?? makasih… ^_^ (sok imut)

  18. arista Said,

    filosofinya mantap…..

    jangan lupakan sejarah

    http://pasoepati.blogdetik.com/2009/08/07/kita-yang-selalu-melupakan-sejarah/

  19. thebayu Said,

    fotonya. keren keren. lucu lucu ya.
    salut kemeriahanya
    http://thebayu.blogdetik.com/2009/08/17/aku-pramuka-penggalang

  20. zirconteam Said,

    Inilah yang saya inginkan dari kepribadian pemuda pribumi….
    Panjat Pinang bukan cuma aktivitas tahunan yang dianggap sebagai jalan mendapatkan beragam hadiah/imbalan tapi lebih tepatnya pembuktian.

    Pembuktian kepada para pemuda bahwa dengan saling bertolong-menolonglah tujuan akhir bisa dicapai. Kerja keras sangat penting dalam hal ini. Kerja sama jauh lebih penting. Bukanlah panjat pinang bila pesertanya hanya satu orang. Bukanlah negara kalo Trouble Fixer beragam masalah negara hanya satu orang. Kita butuh kerjasama seperti ini…

  21. arista Said,

    keren template kita sama

    http://pasoepati.blogdetik.com/2009/08/07/kita-yang-selalu-melupakan-sejarah/

  22. oculy Said,

    bagus neh analoginya

  23. irfanerz Said,

    wah karang taruna juga..
    hidup pemuda Indonesia
    salam kenal bro

  24. pengamencinta Said,

    yang paling keren itu MCnya loh thebayu…
    *that’s Me! wakakaka….:P

  25. pengamencinta Said,

    Oya? template-nya sama? Kita sehati donk Arista… Hehe…
    template boleh sama, tapi isi, masing-masing kita punya ciri khas kan?? :P

  26. pengamencinta Said,

    Wah, udah hampir kesepuluh orang nih, yang bilang gitu… makasih ya Oculy..:)

  27. pengamencinta Said,

    salam kenal balik Irfanez!
    Umur gue 24, masih cukup muda kan??? yes! Hidup pemuda Indonesia. Mari kita kejar para pemudi Indonesia :D

  28. pengamencinta Said,

    Wow!! jadi terbang hidungku dipuji kek gitu. Yupz, kita emang harus ngeliat filosofi dan sisi positif dari segala macam hal yang kita kerjakan. Lomba-lomba 17-an itu keknya sekarang udah tanpa makna. Permaiannya makin beragam, tapi esensinya sendiri, tujuan di balik diadakannya perlombaan itu kayaknya bangsa kita udah pada lupa ya zirconteam?

  29. zirconteam Said,

    Mungkin, lewat hentakan aksi teror yang berkelanjutan menggelantungi hari demi hari kehidupan bangsa Indonesia dapat menjelaskan kepada Pemerintah kita bahwa kondisi negeri amat sangat mengkhawatirkan. Bukanlah daya ledak bom yang ditakutkan, tapi semangat rakyat untuk mau menyelamatkan nasib bangsanya yang masih perlu dipertanyakan!

  30. rusli zainal sang visioner Said,

    kagak tau deh..

  31. gombhenk Said,

    Untuk itu marilah kita bersama2 memikirkan nasib akan bangsa ini….bravo Indonesia…..

  32. kelikyogya Said,

    Merdeka!..buat semua warga kampung Bojong Koneng!
    http://kelikyogya.blogdetik.com/2009/08/10/si-buntung-yang-terburu/

  33. pengamencinta Said,

    @ zirconteam:Daya ledak bom kurasa wajar saja kalau ditakutkan dan… ya, memang semangat itu pantas dipertanyakan
    @ ruzli: kagak tau apaan ya :?
    @ gombhenk: Mari, Bravo en SEMANGAT!!
    @kelikyogya: Hahaha!! Merdeka juga buat warga di kampung kelik ya!!

  34. sepatubooth Said,

    kreatif,unik deh postingannya :)

  35. orangbatam Said,

    Analoginya masuk…. Briliant

    Salam kenal…

    http://orangbatam.blogdetik.com/2009/08/26/merdeka-atau/

  36. pengamencinta Said,

    @ SEPATUBOOTH: Masak sih? *tersipu-sipu GR* tengkyu ya…
    @ orangbatam: salam kenal balik orang batam. Aku orang Bandung :)

  37. Sir HG Said,

    sangat menarik mas tulisanya
    salam kenal

  38. melly Said,

    keren..
    semangat bgt yah :)

  39. chiil Said,

    analoginya seru!! ga terpikir sblmnya
    haha
    sukses trs yaa

  40. pengamencinta Said,

    @ SIR HG: Ohya? Makasih SIR… :)
    @ melly: yang keren blognya atau orangnya? Pasti dua-duanya ya? wakaka :P
    @ Chill: Komen Chill juga seru. Sukses juga buatmu Chill *_^

  41. eka ns Said,

    hasil pemikiran yang cerdas, kalo selama ini orang anggap berbagai perlombaan 17-an itu cuman hura2…tenyata salah besar. Tulisan ini menjawabnya. Seru!

  42. pengamencinta Said,

    @ Eka ns: HADUH… AKU TERSANDUNG…. Thanx for your comment, bikin hidungku makin mancung. :)

  43. yeye Said,

    itulah pemilu yang didasarkan pada sebuah kepentingan pribadi bukan kepentingan manusia-manusia yang dikatakan rakyat.

    Alangkah indahnya jika pemilu dianalogikan sebagai tukang jamu. Penjualnya selalu ramah dan melayani semua pelanngannya. Pembeli adalah rakyat yang merasa terpenuhi semua kebutuhannya.

    Pembuatnya adalah para corong masyarakat yang katanya membela kepentingan masyarakat dengan memberikan yang terbaik sesuai keinginan pembeli.

    Kayaknya analogi seperti itu lebi indah.

    He.. hee.. hanya sekerdar usul

Add A Comment


Agustus 11, 2009
Pengamen Cinta © 2012 --